Cari Apa

Thursday, June 16, 2016

Ingat-Ingatlah Kami: Sebuah Pesan Dari Masa Depan

Share it Please
Credit

Teruntuk,
Kakek, Nenek, dan Buyut Kami
Di Tahun 2016.

Salam bahagia selalu untuk kita semua.

Apa kabar kalian di tahun ini? Semoga baik-baik saja.
Dengan kehadiran surat ini janganlah terkejut, karena ini hanya wujud keprihatinan kami pada kalian di tahun 2016. Kami sangat takut saat kalian melupakan kami. Kami hanya ingin menitip pesan bahwa ingat-ingatlah kami, generasi pelanjut 50-100 tahun kedepan.

Kakek, nenek, dan buyut kami tercinta. Sudikah kiranya saat kami akan memanggil kalian generasi milenia? Kami rasa kalian sangat bangga dengan panggilan tersebut.

Duhai generasi milenia terkasih.

Menikmati oksigen yang segar dan rindangnya pohon di siang hari adalah sesuatu yang masih dapat kalian nikmati di generasi kalian. Sudikah kiranya kalian berbagi untuk kami, kami juga ingin menikmati apa yang kalian rasakan. Sisakanlah kebaikan untuk kami, jangan menyisahkan bencana. Lakukanlah penanaman pohon saat kalian menebang pohon. Setidaknya kalian masih mengingat kami generasi pelanjut kalian.

Duhai generasi milenia tercinta.

Persedian cadangan minyak bumi yang tidak banyak lagi untuk kami, adalah momok yang sangat menakutkan. Untuk itu energi terbarukan dan berkesinambungan adalah mimpi kami. Kami sangat bergantung terhadap teknologi yang kalian ciptakan di generasi milenia. Hemat energi adalah solusi sederhana, agar kami juga bisa menikmati apa yang kalian gunakan. Setidaknya kalian berkorban sedikit untuk kami generasi pelanjut kalian.

Duhai generasi milenia pelindung kami.

Kami sering ketakutan dengan banyaknya sampah plastik dimana-mana. Tanpa pengolahan yang memadai, bisa dibayangkan bagaimana sampah tersebut saat kami hadir di dunia ini nantinya. Akan banyak pegunungan-pegunungan sampah di muka bumi ini. Lakukanlah hemat dalam penggunaan plastik, dan jangan menyisahkan sampah yang banyak untuk kami. Karena kami tahu bahwa kalian tidak akan pernah merelakan sesuatu yang buruk untuk kami. Karena kami adalah generasi pelanjut kalian.

Duhai generasi milenia kebanggaan kami.

Kami ingin menikmati makanan yang segar dan sehat seperti yang kalian nikmati. Makanan yang tumbuhnya bersumber dari tanah subur dan tanpa penggunaan bahan kimia berbahaya secara berlebihan. Makanan-makanan itu tumbuh di halaman rumah, karena lahan yang tersedia memadai untuk berkebun. Setidaknya hobi kalian generasi milenia untuk menikmati segarnya makanan sehat juga kami dapat nikmati.

Duhai generasi milenia harapan kami.

Kami ingin tempat tinggal yang layak, sehat, aman, dan nyaman. Kami ingin tinggal di lingkungan yang memanusiakan manusia. Setidaknya kami terdidik dalam keluarga yang baik, hingga kami besar dalam keluarga dan tumbuh menjadi orang yang baik pula. Rencanakanlah segala sesuatu yang akan terjadi di masa yang akan datang. Walaupun itu sang pencipta memiliki kehendak, tapi kita manusia bisa melakukan usaha dengan adanya perencanaan. Setidaknya kalian berusaha sedikit untuk kami generasi pelanjut kalian. Generasi berencana adalah solusi sederhana untuk itu.

Duhai generasi milenia kebanggaan kami.

Kami juga ingin bermain dan berlari dengan keindahan taman bermain. Kami ingin liburan di pantai yang indah, mendaki gunung yang hijau, dan mengunjungi museum yang isinya sejarah-sejarah tentang pengorbanan dan hasil karya kalian. Jagalah bumi ini untuk kami. Berkarya yang banyak untuk kami. Lakukanlah segala sesuatu yang bisa meninggalkan jejak yang baik untuk kami nikmati 50-100 tahun kedepan.

Duhai generasi milenia terkasih.

Sekian surat dari kami. Semoga pesan sederhana untuk selalu mengingat kami, cukup tertanam dalam jiwa kalian. Sehingga 50-100 tahun kedepan, apa yang kami mimpikan dapat kami rasakan.

Terimakasih,
Hormat kami,

Generasi masa depan.

Untuk informasi tentang kependudukan lebih lanjut ayo klik.

No comments:

Post a Comment