Cari Apa

Friday, June 17, 2016

Gerakan Anak Muda Peduli Lingkungan dan Kependudukan


“Berikan Aku 1000 orang tua, akan kucabut semeru dari akarnya, dan berikan aku 10 anak muda, akan kugancangkan dunia.” – Ir. Soekarno

Teman muda yang penuh aksi. Setelah membaca beberapa artikel tentang lingkungan dan kependudukan sudah kah kita memutuskan untuk melakukan aksi? Hmm. Ingat yah, kalau mau melakukan aksi jangan sendiri. Masih banyak anak muda yang sama dengan kita kok. Anak muda yang peduli pada kondisi negeri dan bangsanya.

Kali ini kita akan berbagi tentang beberapa gerakan - gerakan anak muda peduli lingkungan dan kependudukan, semoga saja gerakan mereka juga ada di sekitar teman muda. Sehingga kita bisa melakukan kolaborasi aksi yang lebih besar dan berdampak lebih luas dalam masyarakat tentunya. Berikut penjelasannya;

Earth Hour

Ini adalah salah satu kampanye WWF, organisasi konservasi terbesar di dunia yang berupa ajakan untuk individu, keluarga, komunitas, praktisi bisnis dan pemerintah di seluruh dunia untuk turut serta mematikan lampu dan peralatan elektronik yang sedang tidak terpakai selama 1 jam pada setiap hari sabtu terakhir minggu ketiga bulan maret setiap tahunnya.

Gerakan Earth Hour ini berlangsung sejak tahun 2007 dan dilaksanakan di seluruh dunia. Gerakan global ini memiliki cabang-cabang hampir di seluruh kabupaten atau kota. Teman muda bisa mencari tahu lewat sosial media, sehingga bisa ikut menjadi bagian dari gerakan cinta lingkungan ini.

Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik (GIDKP)

Ini adalah gerakan yang tumbuh dan berkembang di dalam negeri. Gerakan yang awalnya di inisiasi oleh Greeneration Indonesia di Bandung tahun 2010. Kampanye diet kantong plastik di lakukan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait penggunaan kantong belanja bukan hanya dengan kantong plastik.

Kampanye ini bukanlah kampanye untuk melarang penggunaan kantong plasti secara total. Akan tetapi mengajak masyarakat untuk bijak dalam penggunaan kantong plastik, karena kantong plastik dapat berdampak buruk untuk lingkungan dan manusia juga akhirnya.

Indonesia Berkebun

Indonesia berkebun adalah gerakan komunitas yang bergerak melalui media jejaring sosial (twitter, facebook, dan lain sebagainya) yang bertujuan untuk menyebarkan semangat positif dalam kepedulian pada lingkungan dan perkotaan dengan program urban farming, yaitu memanfaatkan lahan tidur di kawasan perkotaan diubah menjadi lahan pertanian/ perkebunan produktif yang dilakukan oleh peran masyarakat sekitar.

Gerakan ini sudah berkembang hingga 30 kota dan 8 kampus di Indonesia. Bagi teman muda yang tertarik untuk menjadi orang yang terlibat dalam Indonesia berkebun dapat segera mencari tahu melalui sosial media. Kalau misalnya kota teman muda belum masuk dari 30 kota tersebut, teman muda bisa menjadi inisiator gerakan Indonesia berkebun di kota tersebut. Wah keren tuh teman muda.

Genre (Generasi Berencana), PIK-R dan PIK-M

Generasi berencana adalah salah satu gerakan untuk mengajak anak muda dalam merencanakan masa depan sejak dini. Perencanaan masa depan terkait dengan masalah kependudukan yakni untuk mencegah tingginya kasus pernikahan anak, penggunaan napza, dan perilaku berisiko lainnya.

Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) di SMA, dan Pusat Informasi dan Konseling Mahasiswa (PIK-M) di Kampus adalah sebuah organisasi yang paling sering meyuarakan gerakan Genre ini. PIK merupakan perpanjangan tangan dari BKKBN dalam mensosialisasikan isu kependudukan kepada generasi muda. Hampir seluruh Indonesia gerakan Genre ini sudah di sosialisasikan dengan terbentuknya PIK di setiap sekolah dan perguruan tinggi.

Aliansi Remaja Independen (ARI)

Organisasi anak muda ini mendeklarasikan diri sebagai organisasi dari remaja, oleh remaja, dan untuk remaja. Sebuah organisasi yang memiliki misi yakni bermitra dengan pemerintah untuk memastikan setiap remaja Indonesia mencapai status kesehatan yang optimal, menyelesaikan pendidikan wajib belajar, dan mendapat kesempatan kerja yang sesuai dengan bidang dan kapasitasnya.

Adapun gerakan-gerakan yang ARI lakukan adalah penguatan kapasitas anggota, penelitian, peningkatan kesadaran masyarakat, berjejaring dengan mitra, dan advokasi. Bagi teman muda yang tinggal di daerah Jakarta, Kupang, Mataram, Makassar, dan Pati bisa ikut terlibat dan menjadi anak muda yang berdaya.

Demikianlah lima Gerakan peduli lingkungan dan kependudukan yang layak sebagai referensi untuk teman muda. Sebenarnya masih banyak gerakan anak muda lainnya yang tidak kalah keren dan bagus dari gerakan-gerakan diatas. Ini hanya menjadi referensi tambahan untuk teman muda menjadi anak muda yang peduli masa depan.

Kembali lagi pada quotes diatas bahwa Ir. Soekarno berharap anak muda Indonesia dapat mengguncangkan dunia dengan karya dan gerakan mereka. Ada banyak masalah pada anak muda, ada bayak solusi dari anak muda. Nantikan artikel selanjutnya yah. Untuk info lebih lanjut tentang kependudukan klik di sini.

Continue Reading...

Cinta Segitiga: Lingkungan, Kependudukan, dan Kesehatan


"Kesehatan bukan segalanya, tapi tanpa kesehatan semuanya menjadi tidak berarti."

Teman muda tetap sehat kan? Kali ini kita akan bercerita sebuah cinta segitiga yang kisah cintanya bisa mengalahkan cerita drama korea loh. Mereka adalah lingkungan, kependudukan, dan kesehatan. Oh iya, ini bukan cerpen loh, ini hanya pengandaian bahwa ketiganya memiliki hubungan yang erat dan saling berhubungan. Untuk info lebih lanjut tentang kependudukan bisa klik di sini, atau baca artikel ini sampai habis.

Lingkungan

Seringkali kita mendengar istilah lingkungan. Nah, lingkungan pada dasarnya merupakan kombinasi antara kondisi fisik yang mencakup keadaan sumber daya alam seperti tanah, air, energi surya, mineral, serta flora dan fauna yang tumbuh di atas tanah maupun di dalam lautan, dengan kelembagaan yang meliputi ciptaan manusia seperti keputusan bagaimana menggunakan lingkungan fisik tersebut.

Cukup panjang yah, definisi lingkungan ini. tapi setidaknya dapat membantu kita untuk bisa mengetahuinya lebih dalam lagi. 

Kependudukan

Kalau istilah kependudukan mungkin tidak sefamiliar dengan lingkungan. Kalaupun mendengarkannya, itu melalui sosialisasi pastinya. Untuk itu kita sebagai generasi muda sudah seyogyanya mulai menyebarkan informasi tentang kependudukan ini.

kependudukan adalah hal-hal yang barkaitan dengan jumlah, struktur, umur, jenis kelamin, agama, kelahiran, perkawinan, kehamilan, kematian, persebaran, mobilitas dan kualitas serta ketahanannya yang menyangkut politik, ekonomi, sosial, dan budaya.

Kesehatan

Berbeda lingkungan dan kependudukan, kesehatan justru dikenal saat seseorang itu sakit. “Jaga kesehatan” adalah kata yang sering kali keluar dari orang tua ataupun kerabat lainnya. Lalu definisi kesehatan sebenarnya adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis.

Sejahtera itu adalah kata kunci yang bisa kita petik dari kesehatan ini yah teman muda. Gimana kantong kamu udah sejahtera belum teman muda? Kalau belum. Hehehe pertanda itu kalau kesehatannya lagi kurang.

Cerita Cinta Segitiga

Kualitas lingkungan pada dasarnya akan berdampak pada kualitas kesehatan. Begitu pula kualitas kesehatan akan berdampak pada kualitas penduduk. Dan tentunya kualitas penduduk akan berdampak pada kualitas lingkungan. Jadi ketiganya tidak dapat terpisahkan oleh satu sama lainnya, karena saling berhubungan. Lalu kualitas seperti apa yang di harapkan dari ketiganya?
Kualitas yang dimaksud adalah;

Lingkungan yang bersih, tersedianya bahan makanan dan minuman, tempat tinggal yang aman, rumah yang layak huni, tersedianya tempat bermain, adanya pohon hijau sumber oksigen, dan jauh dari kondisi bencana alam.

Penduduk yang sadar akan tanggung jawab, saling menghormati, jumlahnya cukup mendiami lingkungan, tidak membuang limbah di sembarang tempat, penduduk yang sadar akan kesehatan, rajin olahraga dan makanan bergizi seimbang.

Kesehatan yang optimal karena penduduknya mulai menerapkan pencegahan penyakit, terdapatnya fasilitas kesehatan yang memadai, jumlah tenaga kesehatan seimbang dengan jumlah warga, adanya kombinasi yang berkesinambungan dari penduduk untuk mencintai dan memelihara kesehatan dan lingkungan sekitarnya.

Kembali lagi pada kalimat pembuka diatas, bahwa kesehatan bukanlah segalanya, tapi tanpa kesehatan semuanya menjadi tidak berarti. Untuk itu mari menjaga diri dan keluarga untuk tetap sehat yah teman muda. Setidaknya mencegah lebih baik daripada mengobati.

Ada banyak masalah pada anak muda, ada bayak solusi dari anak muda. Nantikan artikel selanjutnya yah.
Continue Reading...

6 Lagu yang Mengangkat Isu Lingkungan dan Kependudukan


“Musik memberi jiwa pada alam semesta, memberi sayap pada akal, dan menerbangkan imajinasi”
- Anonim

Teman muda yang kreatif, kali ini kita akan membahas tentang musik. Seni musik adalah perpaduan antara nada-nada yang indah, hingga menghasilkan irama yang padu kedengaran. Musik adalah bahasa seni yang mampu membuat orang merasa bahagia dan enjoy saat mendengarnya. Kalau ada yang baper atau galau saat mendengar musik, berarti sebenarnya dia enjoy dengan musiknya tapi suasana hatinya saja yang benar-benar galau. Hehehe gimana teman muda? Jangan galau terus yah, masa depan kita cerah kok.

Karya musik biasanya mengangkat tema-tema umum seperti hubungan sesama manusia baik percintaan, persahabatan, persaudaraan, hingga peperangan. Ada pula yang mengangkat tentang hubungan kepada sang penciptanya biasanya dikenal dengan lagu religi atau rohani. Selain itu sebagian musisi juga menciptakan lagu yang bertema hubungan antara manusia dengan lingkungan. Nah, kali ini kita akan membahas tentang beberapa lagu mancanegara dan dalam negeri yang mengangkat isu lingkungan dan kependudukan, diantaranya;

Paradise (Coldplay)

Surga adalah hal yang menjadi tujuan dan mimpi siapapun. Kebahagian dan kenikmatan hidup seringkali dikatakan sebagai surga dunia. Dalam lirik lagu ini dibahasakan bahwa ada seorang gadis kecil yang memiliki harapan yang besar pada dunia. Tapi ternyata mimpi itu tidaklah mudah untuk menggapainya, butuh perjuangan dan pengorbanan bukan hanya tinggal dalam mimpi.

Video klip dari lagu ini, di setting dengan seekor gajah yang melarikan diri dari kandangnya. Dia ingin terbebas dan merasakan keindahan dunia. Bebas tanpa dibatasi oleh jeruji besi. Sebuah lagu yang nikmat untuk di dengarkan dan di maknai.

We Are The World (Michael Jackson)

Tujuan awal dari lagu ini adalah untuk mengumpulkan dana amal untuk penanggulangan kelaparan di Ethiopia akibat instabilitas politik dan musibah kekeringan tahun 1984-1985. Masalah lingkungan dan kependudukan ini mengugah hati Michael Jackson dan Lionel Richie untuk segera membuat lagu yang bakal dinyanyikan oleh 45 musisi top yang akhirnya menyebut diri sebagai USA fo Africa.

Lagu ini merupakan salah satu lagu yang sangat menyentuh. Hati siapa pun saat mendengarnya, akan ikut berdendang walau itu pertama kali dia mendengarnya. Lagu yang akan meneteskan air mata, saat adanya pemaknaan lebih dalam dari lagu tersebut.

Summer Paradise (Simple Plan)

Lagu ini berkisah tentang liburan yang sangat indah. Liburan yang dinanti-nantikan oleh orang banyak di tempat yang luar biasa keindahannya. pengambilan gambar video klipnya di pantai, lapangan golf, lapangan bermain, di dasar laut bersama ikan-ikan, tebing batu, dan menikmati sajian air kelapa langsung dari batoknya.

Sebuah kombinasi lagu dan alunan musik yang indah. Bagi pengagum lagu dengan alunan musik pantai sangat cocok dengan lagu ini. Kalau penasaran langsung saja mencari kata kunci lagi ini yang teman muda.

Pohon Untuk Kehidupan (Iwan Fals)

Hari baru telah datang menjelang, kehidupan terus berjalan, pohon-pohon jadikan teman kehidupan agar tak terhenti. Itulah sedikit kutipan lirik dari lagu iwan fals ini. Sebuah lagu yang berisi ajakan untuk mencintai pohon. Karena pohon itu untuk kehidupan katanya.

Iwan fals memang sering membawakan lagu-lagu yang berisi ajakan untuk mencintai lingkungan. Ada beragam lagu yang pernah dia buat. Selain lingkungan, beliau juga seringkali menjadikan kasus kaum termarginalkan sebagai bahan lirik musiknya. Tentunya dengan musik beliau berharap ada banyak orang peduli terhadap isu-isu yang seringkali terlupakan.

Nggak Perawan Lagi (Slank)

Hampir sama halnya dengan Iwan Fals, Slank juga sering kali mengambil tema-tema yang dekat dengan masyarakat. Misalnya dengan lingkungan ini, ada banyak lagu yang telah mereka buat dan semuanya seringkali mengangkat isu-isu yang tumbuh di masyarakat sekitar.

Isu tentang minyak, sampah, dan kotoran di pantai. Memancing di sungai tidak dapat ikan karena keruh dan berbusa. Hutan tidak hijau lagi karena pohonnya sudah di tebang. “alamku? nggak bagus-bagus? Lagi, alamku? Nggak perawan-perawan? Lagi.” Itulah petikan lirik lagu ini.

Mahameru (Dewa 19)

Mahameru adalah sebutan untuk gunung semeru, puncak tertinggi di pulau jawa. Lagu ini mengisahkan tentang rasa bangga pada mahameru yang penuh dengan kedamaian. Perjuangan, persahabatan, dan kedamaian adalah nilai yang bisa diambil dari pemaknaan lagu ini.

“Masihkah terbesit asa, anak cucuku mencumbui pasirnya. Disana nyalimu teruji, oleh ganas cengkeraman hutan rimba. Bersama sahabat mencari damai, mengasah pribadi mengukir cinta”. Itulah petikan lirik yang bisa kita ambil maknanya. Setidaknya di lirik lagu ini, adalah adanya pengharapan kedepannya anak cucu (generasi penerus) masih bisa menikmati pasir mahameru.

Itulah 6 lagu yang bisa teman muda nikmati sembari melakukan kegiatan yang positif. Lagu-lagu yang enak di dengar, dengan tema lingkungan dan kependudukan tentunya akan memberikan kita semangat untuk terus melakukan yang terbaik untuk masa depan. 

Ada banyak masalah pada anak muda, ada bayak solusi dari anak muda. Nantikan artikel selanjutnya yah. Untuk info kependudukan lainnya bisa klik ini




Continue Reading...

Fakta-Fakta Masalah Lingkungan dan Kependudukan Pada Drama Descendants Of The Sun (DOTS)


“Serial drama yang menarik dan mengundang rasa penasaran untuk terus menontonnya. Descendants Of The Sun (DOTS) menyedot perhatian remaja di beberapa Negara termasuk Indonesia.”

Teman muda penggemar drama Korea pastinya sudah menghatamkan serial drama yang satu ini. Sebuah serial drama yang bukan hanya menarik perhatian penggemar oppa-oppa ganteng, tapi juga menarik perhatian seluruh penggemar serial drama romantis. Hayoo. Teman muda jangan baper saat nonton serialnya yah.

Kali ini kita akan mengangkat beberapa sisi tentang kependudukan dan lingkungan yang digambarkan dalam serial ini. Bagaimana mereka memberikan solusi pada masalah yang mereka hadapi. Ada beragam masalah yang timbul dalam film ini, berikut kita rangkum dalam beberapa bagian, yakni;

Peperangan dan Komposisi Penduduk

Serial ini mengangkat settingan peperangan, yang diceritakan bahwa bagaimana mereka hidup di tempat konflik. Kehidupan militer yang bisa saja berpindah-pindah dari suatu tempat ke tempat lainnya untuk waktu yang tidak bisa ditentukan, tentunya berdampak pada kependudukan.

Lain halnya bagi warga lokal yang sedang berkonflik. Bisa saja terjadi kematian yang tinggi dan kelahiran yang nyaris rendah. Hal ini akan berdampak pada komposisi populasi yang tidak seimbang. Jumlah penduduk produktif akan semakin berkurang diakibatkan mereka terjun ke dunia perang, bisa saja mereka menjadi korban hingga kehilangan nyawa.

Tanah rebutan perang pada akhirnya akan jatuh ke tangan penguasa yang memenangkan peperangan. Ini pertanda bahwa, mereka yang tidak setuju dengan penguasa barunya mereka bisa saja melakukan migrasi dan perpindahan penduduk secara besar-besaran. Ini akan berakibat pada jumlah penduduk yang tidak seimbang antara tempat yang lama dan tempat yang baru.

Jangan sampai teman muda terlibat konflik yah, apalagi sampai peperangan. Ingat teman muda itu punya masa depan yang cerah dan nantinya akan menjadi agen perdamaian untuk dunia loh. Semangat!

Kemiskinan dan Kelaparan

Teman muda masih ingat di serial DOTS ini ada seorang anak kecil yang keracunan dan di tolong oleh tim medis? Pasti teman muda masih mengingat domba peliharaannya kan? Hehehe. Nah masalah selanjutnya adalah kemiskinan yang berdampak pada anak-anak di kampung sekitar tersebut yang mengalami kelaparan. Kemiskinan adalah salah satu masalah kependudukan yang sangat kompleks, karena akan melahirkan masalah-masalah baru yang lebih sulit.

Tingkat kejahatan akan bertambah adalah salah satu akibat dari kemiskinan. Masih ingatkah, adegan saat menolong seorang gadis yang hendak dijual di perdagangan manusia pada serial ini? Inilah salah satu akibat yang fatal dari kemiskinan. Selain itu kelaparan dan penyakit adalah dampak paten yang akan terjadi saat kemiskinan itu terus dibiarkan berlarut-larut. Nah, teman muda harus berjuang yah. Jangan sampai jatuh ke dalam kemiskinan. Karena teman muda punya kewajiban untuk menolong orang-orang miskin. Ayo yang rajin belajar!

Gempa Bumi dan Perubahan Lingkungan

Gempa bumi merupakan salah satu bencana alam yang sulit di tebak, namun dapat diantisipasi dengan mendirikan bangunan yang tahan pada gempa. Di Indonesia juga sering terjadi gempa yang mengakibatkan perubahan lingkungan dalam masyarakat. Gempa akan merusak rumah warga, fasilitas umum, hingga lingkungan.

Gempa bumi dahsyat di serial DOTS ini mengakibatkan banyaknya korban, baik itu korban jiwa maupun luka-luka. Satu hal yang harus diingat saat bencana datang melanda adalah adanya korban pada penduduk dan terjadinya kerusakan pada lingkungan. Kerusakan itu pada akhirnya akan berdampak pada penduduk pula. Dengan demikian teman muda juga sudah harus mampu memproteksi diri dan menjadi agen untuk lebih tanggap pada bencana. ayo teman muda kita beraksi.

Virus dan Kesehatan Masyarakat

Salah satu agen penyakit adalah virus. Virus akan menggangu sistem kekebalan tubuh hingga berdampak pada terjadinya sakit pada pengidap hingga meninggal dunia. Ini juga merupakan salah satu akar dari masalah kependudukan dalam masyarakat yakni kesehatan. Kesehatan masyarakat akan menjadi tolok ukur kualitas dari lingkungan dan penduduk sekitar wilayah tersebut.

Dalam serial DOTS ini juga di ceritakan bagaimana reaksi mereka saat berhadapan dengan masalah penyakit baru itu. Bagaimana tim medis bekerjasama dengan tentara untuk menyelesaikan masalah kesehatan ini. Proteksi diri dan pencegahan penyakit dengan menjaga kontak dengan virus dan meningkatkan daya tahan tubuh adalah salah satu contoh yang bisa dipetik dalam serial ini. Teman muda, ayo siapkan dirimu untuk lebih sehat yah.

Romantisme dan Keindahan Alam

Alam akan selalu menjawab kerianduan setiap orang yang merindukannya. Serial DOTS mengambil spot tempat-tempat yang menarik dan tentunya indah dipandang. Keindahan alam ini tentunya akan memanggil jiwa-jiwa penikmat keindahan alam untuk segera mengunjunginya. Setidaknya romantisme dalam serial DOTS berhasil memperkenalkan keindahan alam di lokasi tersebut.

Lalu, untuk teman muda yang menarik hati untuk berkunjung mengunjungi lingkungan alam. Sejatinya kita menjaga lingkungan alam tersebut, biar kita dan anak cucu kita masih bisa menikmatinya. Setujukah teman muda untuk menjadi pecinta lingkungan? Semangat!

Nah. Itulah beberapa fakta-fakta yang bisa kita petik dari serial DOTS ini. Semoga kedepannya juga hadir serial serupa dari tangan-tangan kreatif teman muda loh. Ada banyak masalah pada anak muda, ada bayak solusi dari anak muda. Nantikan artikel selanjutnya yah. Untuk informasi tentang kependudukan klik disini.

Continue Reading...

Peran Pendidikan Kependudukan Dalam Menjaga Lingkungan Hidup


“Lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup termasuk manusia dan perilakunya, yang mempengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain.”
 – UU No. 23 Tahun 1997

Hai teman muda, kali ini kita akan membahas tentang bagaimana peran pendidikan kependudukan dalam menjaga lingkungan hidup. Dimana kita ketahui bahwa sejatinya lingkungan hidup juga menjadi objek dari pendidikan kependudukan yakni manusia atau penduduk. Untuk lebih jelasnya, klik disini atau baca terus artikel ini.

Pendidikan Kependudukan

Teman muda harus tahu bahwa, pendidikan kependudukan terdiri dari dua unsur kata yang berbeda, namun saat dipadukan akan menjadi sesuatu yang sangat penting untuk masa depan bangsa. Iya, kata pendidikan dan kependudukan. Pendidikan berarti pembelajaran dalam konteks ilmu, skill, dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari generasi sebelumnya ke generasi berikutnya melalui pengajaran, pelatihan, dan atau penelitian. Sedangkan, kependudukan adalah hal-hal yang barkaitan dengan jumlah, struktur, umur, jenis kelamin, agama, kelahiran, perkawinan, kehamilan, kematian, persebaran, mobilitas dan kualitas serta ketahanannya yang menyangkut politik, ekonomi, sosial, dan budaya.

Sehingga jika dipadankan, keduanya akan membentuk sebuah definisi yang sederhananya memuat tentang pengajaran, pelatihan, penelitian, yang berkaitan dengan segala aspek kependudukan yang terkait dengan isu politik, ekonomi, sosial, dan budaya.

Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup

Setelah teman muda melihat definisi lingkungan hidup berdasarkan UU No.23 tahun 1997, teman muda bisa menyandingkannya dengan definisi pendidikan kependudukan diatas. Keduanya memiliki bagian yang saling berhubungan. Kajian manusia dan perilakunya pada lingkungan hidup, ternyata berdampak pada kependudukan. Sehingga dibutuhkan sebuah pengajaran untuk mensinergikan kedua hal ini. Jadilah, pendidikan kependudukan juga bisa dijadikan modal untuk menjaga lingkungan hidup.

Pada dasarnya pendidikan kependudukan memiliki tujuan untuk menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya mengatasi masalah kependudukan, serta meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam mambangun kemampuan menjadi penduduk yang berkualitas. Sehingga bermodalkan penduduk yang berkualitas ini, dapat dengan mudah menjadi agen yang sadar dan peduli akan pentingnya lingkungan hidup untuk mereka. Karena lingkungan hidup dari masyarakat, oleh masyarakat, dan untuk masyarakat juga.

Dengan demikian, teman muda juga seharusnya mulai menanamkan nilai-nilai tentang kesadaran akan pentingnya pendidikan kependudukan yang akhirnya akan berdampak untuk lingkungan hidup yang lebih baik.

Ada banyak masalah pada anak muda, ada bayak solusi dari anak muda. Nantikan artikel selanjutnya yah.

Continue Reading...

Tiga Samurai Masa Depan: Keluarga Berencana, Teknologi Tepat Guna, dan Kelestarian Alam


“Kekhawatiran akan masa depan tidak hanya mencegah kita melihat masa kini tapi juga membuat kita menyusun kembali masa lalu kita.”
 – Eric Hoffer

Teman muda generasi masa depan. Kali ini kita akan berbicara bagaimana menjadi seorang pemenang di masa yang akan datang. Seorang pemenang pastinya menjadi kebanggaan masyarakat sekitarnya. Kita sebagai masa depan bangsa tentunya sangat mengharapkan menjadi bagian dari sang pemenang tersebut.

Lalu, untuk menjadi pemenang kita harus berbuat apa? Tidak mungkin kita akan turun ke medan perang tanpa senjata atau tameng untuk menjaga keselamatan kita. Oh iya. Teman muda mungkin berpikiran bahwa untuk apa kita menjadi pemenang? Ada lomba apa? Atau hadiahnya apa? Ini bukan masalah lomba atau hadiah, ini masalah kesediaan kita untuk masa depan yang lebih baik.

Samurai. Itulah senjata kita untuk menjadi seorang pemenang. Samurai-samurai itu seyogyanya dimiliki oleh semua elemen masyarakat termasuk kita generasi muda, karena kita adalah masa depan bangsa. Samurai-samurai tersebut, diantaranya;

Keluarga Berencana

Keluarga berencana adalah sebuah modal besar untuk menjadi bangsa pemenang di masa yang akan datang. Sebuah perencanaan yang matang tentang masa depan dapat mempermudah langkah kita untuk terus berjuang. Perjuangan ini misalnya, dengan menyekolahkan anak sampai ke perguruan tinggi hingga menjadi orang yang sangat berguna untuk bangsa dan Negara.

Jumlah anak dalam keluarga juga menjadi modal yang besar sebagai samurai masa depan. Ketika dalam rumah tangga terlalu banyak anak, namun ternyata tidak ada yang mampu di sekolahkan, mereka banyak yang putus sekolah. Dengan demikian, bangsa semakin terbebani dengan masalah kependudukan.
Selain itu, jika penduduk tidak di kontrol maka akan terjadi:

Kondisi lingkungan semakin memburuk karena ketidak seimbangan antara ketersediaan lingkungan dan jumlah penduduk.

Kesempatan kerja yang kurang, karena tidak memiliki skill yang memadai atau jumlah lapangan kerja yang tersedia sedikit.

Tingkat ekonomi menurun, yang berdampak pada penghasilan dan pengeluaran keluarga dalam setiap bulannya tidak seimbang.

Tingkat kejahatan bertambah. Ini diakibatkan oleh kebutuhan masyarakat yang tidak terpenuhi, sehingga mencari cara sederhana dengan mencuri, merampok, dan tindak kejahatan lainnya.

Dengan demikian, keluarga berencana dapat menjadi samurai untuk melawan permasalahan-permasalahan tersebut. Untuk informasi tentang kependudukan klik ini.

Teknologi Tepat Guna

Teknologi tepat guna adalah sebuah samurai untuk menggunakan teknologi yang ramah pada lingkungan dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Teknologi tepat guna ini berdampak langsung pada kehidupan yang semakin baik. Teknologi tepat guna juga akan menjadi samurai yang tajam hingga mempermudah kita menjadi pemenang di masa yang akan datang, karena;

Teknologi Diversifikasi Pangan, kebutuhan pangan penduduk akan menjadi beragam bukan hanya nasi, tetapi juga bahan-bahan lainnya yang memiliki kandungan yang hampir menyerupai nasi.

Teknologi Penyediaan Air Bersih, kebutuhan air bersih adalah sebuah hal yang sangat penting, sebuah teknologi penyediaan air bersih akan memberikan kemudahan untuk masyarakat.

Teknologi Ramah Lingkungan, lingkungan merupakan isu yang hangat hari ini, hampir semua jenis teknologi harus melihat dampak lingkungan yang dihasilkan, apakah memperburuk lingungan ataukah akan membuat lingkungan semakin baik.

Kelestarian Alam

Alam merupakan modal terbesar untuk kita bangsa Indonesia, karena alam yang kita miliki sampai saat ini dikenal sebagai paru-paru dunia. Untuk itu memperhatikan kelestarian alam adalah kewajiban kita. Tidak merusak lingkungan dan mulai mencintai alam lebih dalam lagi.

Penanaman kembali pohon yang telah di tebang, program penghijauan di hutan yang telah gundul, menjadikan taman-taman kota sebagai lokasi hijau, penanaman mangrove di pinggiran pantau, serta gerakan-gerakan lainnya yang peduli kelestarian alam.

Demikianlah tiga samurai untuk masa depan kita teman muda, semoga kedepannya kita menjadi generasi yang dapat memanfaatkan ketiga samurai tersebut. Ada banyak masalah pada anak muda, ada bayak solusi dari anak muda. Nantikan artikel selanjutnya yah.

Continue Reading...

7 Film Tentang Lingkungan Sebagai Media Mengenal Masalah Lingkungan


“Hidup itu penuh lika-liku. Kadang menyenangkan, kadang menyebalkan, ada pasang surut yang kerap membuat kita goyah. Apa yang harus kita lakukan? Tetaplah berenang . Tetaplah melangkah maju.” 
– just keep swimming (Dory, finding nemo)

Halo Teman Muda. Film merupakan salah satu karya seni yang mengkombinasikan seni peran, seni musik, seni rupa, dan segala macam seni lainnya. Kombinasi yang dikemas secara apik hingga menghasilkan sebuah karya fenomenal. Ada banyak film, yang telah diproduksi hingga tayang di layar lebar bioskop dan televisi.

Kombinasi antara cerita, tokoh, dan lokasi adalah hal yang menjadi daya tarik utama dalam film. Ada beragam isu yang sering diangkat dalam film. Misalnya saja isu tentang lingkungan, teman muda pasti sudah beberapa kali menonton film yang mengangkat isu lingkungan. Namun, kebanyakan yang mengangkat isu lingkungan ini adalah film dokumenter, sangat jarang film yang tayang dilayar lebar.

Berikut kita akan membahas beberapa film yang mengangkat tema lingkungan baik itu jalan ceritanya ataupun lokasi pengambilan film yang dekat dengan alam. Film tersebut berdasar movienthusiast.com diantaranya;

Erin Brockovich (2000)

Film ini menceritakan tentang kisah nyata yang dialami oleh Erin Brockovich yang pada film ini diperankan oleh Julia Roberts. Film ini bercerita tentang seorang ibu yang telah berpisah dengan suaminya melakukan sebuah penyelidikan pada kasus pencemaran suplai di kotanya. Satu hal yang menjadi titik semangat kita dari film ini adalah brockovich yang tidak memiliki latar hukum saja mampu melakukan banyak aksi demi kecintaannya pada lingkungan. Begitu pula dengan kita, anak muda yang beragam mampu dan bisa melakukan banyak hal untuk lingkungan.

Wall-E (2008)

Film yang satu ini merupakan jenis film animasi yang dibuat oleh Pixar. Film ini meraih jutaan penonton di seluruh dunia sehingga saat menyebut film ini, hampir seluruh dunia mengetahuinya. Film ini mengisahkan tentang kisah cinta 2 buah robot yang berada di tengah kemajuan hidup manusia. Film ini pada intinya memberikan penyadaran pada penduduk bumi untuk mengurangi tingkat konsumtifitas dan tidak mengabaikan lingkungan hidup. Pesan sederhana yang bisa kita dapatkan adalah buanglah sampah pada tempatnya.

Avatar (2009)

Film ini sangat terkenal dan menyerap banyak mata manusia di bumi ini untuk menontonnya. Avatar adalah sebuah film yang mengedepankan special efek megah yang juga mengangkat masalah lingkungan. Di sini dapat terlihat bagaimana manusia maruk  dalam menginvasi Pandora, sebuah planet yang alamnya sangat kaya. Manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya tidak memperdulikan lagi lingkungan hidup dan penduduk asli Pandora. Nilai yang bisa dipelajari adalah sifat maruk justru akan berdampak pada kita sendiri, serta mampu bertanggung jawab pada lingkungan. Film ini juga mengangkat kisah tentang kependudukan yang tidak terkontrol.

The Lorax (2012)

Film ini diangkat dari buku cerita anak yang ditulis oleh Dr. Seuss pada tahun 1971. The lorax menceritakan kisah Ted anak umur 12 tahun yang ingin mewujudkan mimpi Audrey seorang yang dia cintai. Audrey memimpikan memiliki sebuah rumah pohon dan pohon asli, sedangkan kota tempat tinggal Ted dan Audrey di penuhi gedung-gedung pencakar langit. Di film ini juga akan terlihat bagaimana petualangan Ted dalam mencari pohon asli. Berbagai hal tentang lingkungan hidup akan terlihat dalam petualangan Ted.

Finding Nemo (2003)

Film animasi karya Andrew Stanton ini pernah mendapatkan penghargaan di Academy Awards. Film ini mengisahkan tentang kehidupan bawah laut yang menjadi tempat hidup beragam ikan dan terumbu karang. Sesuai judulnya, film ini penuh dengan perjuangan ayah dalam mencari nemo. Ikan anemon yang diambil dari bawah laut. Nilai yang bisa diambil dari film ini adalah, janganlah merusak ataupun mengambil makhluk hidup dari alam apalagi kalau jumlahnya terbatas.

Over The Hedge (2006)

Diangkat dari komik strip yang berjudul over the hedge juga akhirnya melakirkan sebuah film animasi dengan judul yang sama. Film ini bercerita tentang populasi manusia yang meningkat dengan hebatnya dan akhirnya mengambil tempat tinggal para hewan. Film ini tergambarkan bahwa manusia mengusik kelangsungan hidup hewan yang telah tentram di hutan.

Happy Feet (2006)

Film animasi ini berkisah tentang kehidupan penguin di kutub utara. Film ini terkenal sebagai persembahan khusus bagi steve Irwin yang meninggal dunia satu bulan setelah rekaman suara untuk film ini. Ada banyak artis-artis Hollywood yang tergabung dalam film ini, diantaranya: Elijah Wood, Robin Williams, Brittany Murphy, Hugh Jackman, dan Nicole Kidman. Inti dari film ini adalah penguin kehilangan lingkungan mereka akibat pemanasan bumi dan es-es di kutub utara mencair.

Demikianlah, 7 film yang berkisah tentang lingkungan dan kependudukan semoga kedepannya makin banyak film-film yang lahir sebagai media edukasi untuk masyarakat dunia.

Ada banyak masalah pada anak muda, ada bayak solusi dari anak muda. Nantikan artikel selanjutnya yah. Untuk info kependudukan lainnya bisa klik ini

Continue Reading...

Thursday, June 16, 2016

Ingat-Ingatlah Kami: Sebuah Pesan Dari Masa Depan

Credit

Teruntuk,
Kakek, Nenek, dan Buyut Kami
Di Tahun 2016.

Salam bahagia selalu untuk kita semua.

Apa kabar kalian di tahun ini? Semoga baik-baik saja.
Dengan kehadiran surat ini janganlah terkejut, karena ini hanya wujud keprihatinan kami pada kalian di tahun 2016. Kami sangat takut saat kalian melupakan kami. Kami hanya ingin menitip pesan bahwa ingat-ingatlah kami, generasi pelanjut 50-100 tahun kedepan.

Kakek, nenek, dan buyut kami tercinta. Sudikah kiranya saat kami akan memanggil kalian generasi milenia? Kami rasa kalian sangat bangga dengan panggilan tersebut.

Duhai generasi milenia terkasih.

Menikmati oksigen yang segar dan rindangnya pohon di siang hari adalah sesuatu yang masih dapat kalian nikmati di generasi kalian. Sudikah kiranya kalian berbagi untuk kami, kami juga ingin menikmati apa yang kalian rasakan. Sisakanlah kebaikan untuk kami, jangan menyisahkan bencana. Lakukanlah penanaman pohon saat kalian menebang pohon. Setidaknya kalian masih mengingat kami generasi pelanjut kalian.

Duhai generasi milenia tercinta.

Persedian cadangan minyak bumi yang tidak banyak lagi untuk kami, adalah momok yang sangat menakutkan. Untuk itu energi terbarukan dan berkesinambungan adalah mimpi kami. Kami sangat bergantung terhadap teknologi yang kalian ciptakan di generasi milenia. Hemat energi adalah solusi sederhana, agar kami juga bisa menikmati apa yang kalian gunakan. Setidaknya kalian berkorban sedikit untuk kami generasi pelanjut kalian.

Duhai generasi milenia pelindung kami.

Kami sering ketakutan dengan banyaknya sampah plastik dimana-mana. Tanpa pengolahan yang memadai, bisa dibayangkan bagaimana sampah tersebut saat kami hadir di dunia ini nantinya. Akan banyak pegunungan-pegunungan sampah di muka bumi ini. Lakukanlah hemat dalam penggunaan plastik, dan jangan menyisahkan sampah yang banyak untuk kami. Karena kami tahu bahwa kalian tidak akan pernah merelakan sesuatu yang buruk untuk kami. Karena kami adalah generasi pelanjut kalian.

Duhai generasi milenia kebanggaan kami.

Kami ingin menikmati makanan yang segar dan sehat seperti yang kalian nikmati. Makanan yang tumbuhnya bersumber dari tanah subur dan tanpa penggunaan bahan kimia berbahaya secara berlebihan. Makanan-makanan itu tumbuh di halaman rumah, karena lahan yang tersedia memadai untuk berkebun. Setidaknya hobi kalian generasi milenia untuk menikmati segarnya makanan sehat juga kami dapat nikmati.

Duhai generasi milenia harapan kami.

Kami ingin tempat tinggal yang layak, sehat, aman, dan nyaman. Kami ingin tinggal di lingkungan yang memanusiakan manusia. Setidaknya kami terdidik dalam keluarga yang baik, hingga kami besar dalam keluarga dan tumbuh menjadi orang yang baik pula. Rencanakanlah segala sesuatu yang akan terjadi di masa yang akan datang. Walaupun itu sang pencipta memiliki kehendak, tapi kita manusia bisa melakukan usaha dengan adanya perencanaan. Setidaknya kalian berusaha sedikit untuk kami generasi pelanjut kalian. Generasi berencana adalah solusi sederhana untuk itu.

Duhai generasi milenia kebanggaan kami.

Kami juga ingin bermain dan berlari dengan keindahan taman bermain. Kami ingin liburan di pantai yang indah, mendaki gunung yang hijau, dan mengunjungi museum yang isinya sejarah-sejarah tentang pengorbanan dan hasil karya kalian. Jagalah bumi ini untuk kami. Berkarya yang banyak untuk kami. Lakukanlah segala sesuatu yang bisa meninggalkan jejak yang baik untuk kami nikmati 50-100 tahun kedepan.

Duhai generasi milenia terkasih.

Sekian surat dari kami. Semoga pesan sederhana untuk selalu mengingat kami, cukup tertanam dalam jiwa kalian. Sehingga 50-100 tahun kedepan, apa yang kami mimpikan dapat kami rasakan.

Terimakasih,
Hormat kami,

Generasi masa depan.

Untuk informasi tentang kependudukan lebih lanjut ayo klik.
Continue Reading...

Wednesday, June 15, 2016

7 Aksi Sederhana untuk Anak Muda Peduli Lingkungan dan Kelestarian Alam

Credit

“Sebuah gagasan yang tidak diikuti dengan tindakan tidak akan pernah lebih besar dari batok kelapa saja” – Arnold Glasow

Halo Teman Muda, pernah mendengar bonus demografi? Kalau sudah berarti kamu lumayan sering mengikuti permasalahan bangsa. Nah, kalau belum yuk mari kita sama-sama belajar.

Bonus demografi yang di prediksi terjadi di tahun 2030 nantinya akan menjadi sebuah modal besar untuk kemajuan Indonesia. Dimana usia produktif akan terus meningkat mencapai 68,1% pada tahun 2028 sampai tahun 2031. Hal ini berkaitan langsung dengan kondisi kependudukan Indonesia. Saat ini, sudah seharusnya kita sebagai generasi masa depan melakukan sebuah pergerakan nyata untuk mempersiapkan lingkungan kita.

Jumlah penduduk yang banyak tanpa ada persiapan lingkungan yang baik akan menimbulkan banyak bencana. Untuk itu, harus adanya keseimbangan antara jumlah penduduk dan ketersediaan lingkungan yang aman, nyaman, tentram, dan sehat. Untuk itu, kali ini kita akan membahas tentang aksi sederhana peduli lingkungan dan kelestarian alam. Berikut penjelasannya;

Hemat Energi

Kita sebagai anak muda dikenal sangatlah konsumerisme dengan sikap hedonisme tanpa adanya penghasilan. Artinya kita hanya menghabiskan uang tanpa menghasilkan uang. Benar tidak? Kita hanya mengharapkan uang bulanan dari orang tua. Tapi itu hanya sebagian loh, ada juga anak muda yang sudah mulai menghemat dan menggunakan hasil keringat sendiri.

Hemat Energi disini adalah kita tidak menggunakan bahan bakar minyak (BBM) dan listrik secara berlebihan. Sejatinya kita mulai sadar bahwa, ada masa dimana saat kita tidak menabung, maka tidak ada yang kita bisa harapkan di masa depan. Begitu pula dengan energi baik itu BBM maupun listrik, tidak ada kata nanti untuk segera melakukan penghematan untuk energi.

Hemat Plastik

Dalam satu hari, ada berapa plastik yang kita gunakan? Saat berbelanja ada berapa kantong kresek yang kita dapatkan? Pernahkan kita berpikir jika dalam satu hari ada ribuan kali transaksi belanja yang menggunakan kantong kresek. Sampah kantong kresek itu setelah digunakan disimpan dimana? Pertanyaan-pertanyaan ini sudah seharusnya bisa kita jawab sebagai anak muda.

Jawabannya adalah tidak ada. Sudah sejatinya kita mulai mengurangi penggunaan plastik terutama kantong kresek. Saat berbelanja kita bisa menggunakan kantong yang terbuat dari kain biar lebih tahan lama atau menggunakan kantong plastik bekas yang masih layak pakai. Jangan sampai kantong kresek itu dibuang begitu saja.

Pungut Sampah Bersama

Kenapa harus bersama? Biar lebih asik saat memungut sampah. Gerakan memungut sampah bersama sudah sering dilakukan oleh komunitas pecinta lingkungan selama ini. Tapi tetap saja masih banyak sampah dimana-mana. Itu karena rasa tanggung jawab pada sampah itu masih kurang. Saat seseorang sudah memiliki rasa tanggung jawab pada sampah, saat dia melihat sampah maka tidak pikir panjang dia akan memungut dan memindahkannya ke tempat sampah. Bagaimana, sudah siapkah kita untuk punya tanggung jawab pada sampah? Ingat bersama biar lebih ringan yah teman muda.

Belajar Daur Ulang Sampah

Daur ulang sampah merupakan salah satu metode untuk mengurangi sampah yang tidak memiliki manfaat. Sejatinya, daur ulang sampah mengubah nilai sampah dari tidak memiliki manfaat menjadi memiliki manfaat. Sampah plastik misalnya dapat diolah menjadi pajangan rumahan yang cantik dan indah. Begitu pula limbah kertas yang bisa diubah menjadi kerajinan tangan hingga memiliki nilai jual di pasaran. Lumayan, saat kita mampu mengubah sampah menjadi pundi-pundi rupiah maka pernyataan ekonomi berdampingan dengan ekologi bisa segera terwujud.

Penanaman Pohon

Saat mendengar kalau hutan Indonesia merupakan salah satu paru-paru dunia, ada rasa bangga tersendiri buat kita anak muda Indonesia. Tapi bagaimana saat hutannya gundul akibat penebangan liar atau kebakaran hutan menjadikan dunia sesak dan sukar lagi untuk bernapas. Rasa bangga yang sebelumnya ada, akhirnya memudar menjadi rasa sesal.

Untuk itu, mengubur semua rasa sesal tersebut menjadi rasa tanggung jawab yang dititipkan dunia kepada kita anak muda Indonesia. Aksi yang bisa kita lakukan adalah dengan penanaman pohon. Menanam pohon dapat membuat lingkungan menjadi rindang, sejuk, dan kaya oksigen.

Musik Hutan

Musik Hutan adalah sebuah gerakan yang keren. Memadukan antara seni dan gerakan cinta lingkungan. Sebuah kombinasi yang menarik dan sempurna. Musik hutan akhir-akhir ini mulai di gandrungi karena bisa mengajak orang-orang yang sebelumnya kurang perhatian pada lingkungan, untuk terlibat dalam sebuah kolaborasi aksi.

Hutan merupakan tempat dimana dilakukannya sebuah konser dan pegelaran seni. Ada hal yang harus di perhatikan disini, bahwa jangan sampai saat melakukan musik hutan justru akan merusak hutan. Tujuan sederhana disini adalah bagaimana setiap orang mulai mencintai alam dan peduli pada lingkungan.

Merencanakan Masa Depan Sejak Dini

Lingkungan dimana tempat kita tinggal sudah seharusnya menyediakan apa yang kita butuhkan. Seperti misalnya di masa depan kita membutuhkan tempat untuk tinggal maka ada lahan untuk dijadikan rumah tinggal. Saat sudah memiliki anak, rumah kita memiliki ruang untuk bermain dan belajar untuk anak-anak kita. Lingkungan sekitar memiliki taman bermain yang ramah pada anak, rindang dan ditumbuhi oleh pohon-pohon. Begitu pula Kebersihan lingkungan tanpa adanya sampah dan ketersediaan tempat sampah.

Merencanakan masa depan sejak dini termasuk lingkungan sekitar adalah poin yang harus juga kita perhatikan sebagai generasi masa depan bangsa loh teman muda. Untuk itu kita sudah seharusnya menjadi generasi yang tanggap dan berencana untuk masa depan.

Kembali lagi ke quotes pembuka diatas “Sebuah gagasan yang tidak diikuti dengan tindakan tidak akan pernah lebih besar dari batok kelapa saja”. Bahwa kita anak muda Indonesia sejatinya harus mulai aksi saat ini juga untuk kehidupan masa depan yang lebih cerah.

Ada banyak masalah pada anak muda, ada bayak solusi dari anak muda. Nantikan artikel selanjutnya yah. Atau klik untuk mengetahui tentang kependudukan

Continue Reading...

3 Langkah Menjadi Anak Muda yang Peduli Lingkungan dan Kelestarian Alam

Credit

“Orang-orang di Amerika Serikat tidak mencemari lingkungan sebagian karena takut didenda. Orang-orang di Bhutan tidak mencemari lingkungan karena mereka takut kepada dewata rumah kaca.” ― Eric Weiner, The Geography of Bliss: One Grump's Search for the Happiest Places in the World

Halo Teman Muda, kali ini kita akan berbagi tentang bagaimana peran kita sebagai calon penerus estafet pembangunan bangsa. Sudah terpikirkan belum kita nantinya seperti apa, dan bangsa ini akan menjadi apa? Hmmm. belum tahu? Nah, sejatinya kita sebagai generasi masa depan bangsa harus mengetahui gambaran kita kedepannya dan seperti apa bangsa kita ini. Kita akan memiliki peran seperti apa dalam pembangunan bangsa 5-30 tahun kedepan. Untuk itu, sejak dini kita membiasakan diri peka terhadap masalah-masalah yang ada disekitar kita.

Lingkungan merupakan isu klasik yang sejak dulu dibahas dalam pertemuan para petinggi Negara tentang global warming, begitu pula tajuk opini di Koran oleh praktisi dan akademisi, kajian koridor kampus oleh aktivis cinta lingkungan, hingga aksi kantong plastik berbayar di minimarket. Lalu, kita sebagai anak muda sudah bukan lagi hanya berpangku tangan dan menjadi penonton untuk semua itu. Kita seharusnya menjadi agen perubah dan penyampai kepada masyarakat umum tentang pentingnya peduli lingkungan dan kelestarian alam.

Lalu, kita harus berbuat apa? Hmm. Berikut kita akan menyampaikan langkah-langkah menjadi anak muda yang peduli lingkungan dan kelestarian alam, diantaranya;

Cari Tahu

Ini merupakan langkah dasar yang harus kita tempuh untuk melihat sejauh mana permasalahan lingkungan saat ini. Mencari bahan bacaan yang benar-benar terpercaya misalnya dari internet, buku-buku tentang lingkungan, acara talkshow di radio dan televisi, dan sebagainya. Kalau bersumber dari internet, kita juga harus menyeleksi artikel yang kita baca. Sumbernya harus jelas, misalnya website resmi kementerian lingkungan hidup, lembaga pemerhati lingkungan, dan sebagainya. Tujuannya untuk memperkaya ilmu kita tentang lingkungan, jangan sampai kita hanya menjadi orang-orang yang menyuarakan lingkungan tapi tidak tahu apa yang dimaksud dengan lingkungan. Sungguh miris bukan?

Pahami

Setelah survive dengan ilmu tentang lingkungan, kita harus memahaminya lebih dalam lagi. Setidaknya proses mencari tahu sebelumnya telah berkembang untuk belajar memahami apa yang salah selama ini. Misalnya di lingkungan sekolah kita, masih banyaknya sampah yang berserakan. Padahal setiap pagi, Cleaning Service membersihkannya.

Nah, kita harus memahami ada banyak faktor penyebab kenapa bisa masih banyak sampah berserakan. Misalnya, banyak teman-teman kelas yang tidak mau membuang sampah pada tempatnya karena belum mencintai lingkungan. Atau karena tidak adanya tempat sampah yang disediakan oleh sekolah, jadinya teman-teman kelas membuangnya di sembarang tempat.

Lakukan

Setelah memahami faktor penyebab tersebut, kita harus melakukan aksi nyata. Karena tanpa aksi nyata, kepedulian kita pada lingkungan sama saja nihil. Untuk itu segera lakukan beberapa aksi sederhana yang mampu kita lakukan bersama teman-teman sekitar kita. Misalnya, di sekolah diadakan lomba kebersihan antar kelas untuk memberikan sebuah penghargaan pada kelas yang peduli kebersihan. Atau lomba daur ulang sampah untuk melihat kreatifitas dalam mengolah sampah menjadi barang berharga.

Kembali lagi pada quotes pembuka diatas, jika “orang-orang Amerika Serikat tidak mencemari lingkungan sebagian karena takut didenda. Orang-orang di Bhutan tidak mencemari lingkungan karena mereka takut kepada dewata rumah kaca.” Saya rasa anak muda Indonesia tidak takut pada siapa-siapa karena kita memang sudah mencintai lingkungan dan pelestarian alam sejak saat ini.

Ada banyak masalah pada anak muda, ada bayak solusi dari anak muda. Nantikan artikel selanjutnya yah. Untuk lebih jelasnya tentang kependudukan bisa klik ini.
Continue Reading...