Cari Apa

Monday, May 30, 2016

Jangan Malu Ke Pegadaian, Karena Pegadaian Menjawab Kebutuhan Keuangan Kita

Saya: Halo. Assalamualaikum mama.
Mama: Walaikumsalam nak.
Saya: Bagaimana kabar mama? Sehat kan?
Mama: Alhamdulillah. Bagaimana kuliahmu disana?
Saya: Doakan secepatnya bisa selesai segala urusannya ma. Oh iya, kemarin saya sempat dengar kalau mama pernah kredit di pegadaian untuk bayar uang kuliah saya. Nah, bisa minta tolong difotokan surat bukti kreditnya ma?
Mama: Oh iya. Untuk apa nak?
Saya: Saya mau ikut lomba menulis tentang pegadaian ma. Harus ada foto surat bukti kreditnya.
Mama: Kalau Itu, kemarin kakakmu yang urus ke pegadaian, sebentar saya tanyakan sama dia nak.
Saya: Iya, terimakasih ma.
Itulah sedikit kutipan perbincangan saya dengan mama di telepon. Perbincangan ini Intinya saya meminta untuk dikirimkan foto surat bukti kredit (SBK) di pegadaian sebagai syarat untuk mengikuti lomba blog pegadaian ini. Sebelumnya saya sudah memastikan kepada panitia terkait syarat SBK, apakah saya bisa mengikuti lomba blog ini dengan SBK atas nama keluarga saya, karena berhubung saya masih mahasiswa dan mengharapkan bantuan dana dari keluarga di kampung dan ternyata di perbolehkan.

***
Keluarga yang sederhana adalah gambaran keluarga saya saat ini. Jumlah anak yang banyak memaksa orang tua saya harus memiliki taktik untuk menyekolahkan anak-anaknya sampai sarjana. Tidak mudah  memang membesarkan dan menyekolahkan anak hingga 8 orang, tapi orang tua saya bisa hingga saat ini.

Perkenalkan saya Alam seorang mahasiswa tingkat akhir di salah satu Universitas negeri di kota Makassar. saya mau share sedikit tentang pengalaman keluarga saya menggunakan jasa pegadaian.

Pegadaian pada awalnya berkenalan dengan Mama saya beberapa puluh tahun yang lalu. Pada saat itu, keluarga lagi membutuhkan dana yang besar untuk pengobatan kakek saya. Dengan terpaksa gelang, cincin, kalung, dan anting sebagai hadiah mas kawin dari ayah akhirnya digadaikan di pegadaian emas.

Konon di Zaman dulu saat Mama saya masih muda, emas merupakan barang berharga yang paling dijaga. Itu karena sebagai benda jaminan kalau keluarga tiba-tiba butuh uang. Nah, emas itu bisa dijual atau digadaikan. Kalau Mama katanya tidak rela saat emas itu harus dijual, makanya dia paling sering gadai emas saja.

Kebiasaan Mama sejak puluhan tahun yang lalu, ternyata berdampak hingga saat ini. Kami anak-anaknya juga mulai menjadikan pegadaian sebagai sahabat kami. Sahabat dalam berbagai hal. Misalnya saja Saat butuh pinjaman uang, pembayaran kredit, cicilan emas, hingga tabungan emas.

***

Surat Bukti Kredit Perhiasan Mama
Beberapa bulan yang lalu, tepatnya saat saya membutuhkan dana untuk pembayaran uang kuliah. Saya menginformasikan kepada orang tua di kampung untuk segera mengirimkan uang karena deadline pembayarannya sudah hampir tiba. Kebutuhan dana yang sifatnya mendesak kadang membuat sebagian orang kepalanya pusing. Bagi orang yang kalap mata mungkin akan ke rentenir untuk meminjam uang yang bunganya selangit. Tapi bagi Mama yang sudah puluhan tahun mempercayakan bantuan pegadaian, itu adalah hal biasa.

Sebagai anak kedelapan atau terakhir di keluarga, masalah keuangan dalam pendidikan sudah biasa. Orang tua saya sudah berpengalaman dalam menyekolahkan tujuh anak sebelumnya. Sehingga untuk menghadapi persoalan yang sama hingga kedelapan kali, pegadaian adalah bala bantuan yang paling sering digunakan.

Surat Kepada Orang Tua Saat zaman dulu
***
Sampai saat ini pegadaian sudah berumur 115 tahun. Bisa dibayangkan bagaimana pegadaian bisa survive dari zaman penjajahan, pra kemerdekaan, kemerdekaan, pasca kemerdekaan, konflik dalam negeri, inflasi krisis tahun 1998, hingga saat ini. Itu karena pegadaian memiliki misi utama untuk meringankan beban finansial masyarakat Indonesia.

Kalau dulu orang ke pegadaian untuk menggadaikan emas dan barang berharga lainnya. Saat ini berbeda, karena pegadaian sudah bisa menjawab segala keluh kesah masyarakat terkait keuangan. Pembayaran berbagai macam tagihan, pembelian emas, Menabung emas, hingga terkait transaksi naik haji.

***
Foto Saya saat di Pegadaian, yang fotoin pak satpamnya yang baik hati.

Beberapa hari yang lalu saya berkunjung ke pegadaian. Tujuannya bukan untuk menggadaiakan emas tapi untuk menabung emas. Ingat pegadaian sekarang sudah berevolusi untuk membantu kebutuhan masyarakat.

Membuka rekening tabungan emas di pegadaian sangatlah mudah, cukup membawa KTP dan mengisih identitas seperlunya saja. Tidak butuh waktu lama kita sudah bisa mendapatkan buku tabungan emas. Sebuah revolusi menabung yang sangat kekinian untuk anak muda yang peduli masa depan. Keuntungan lainnya adalah uang kita di konversikan langsung kedalam harga emas saat itu juga, mulai dari lima ribu rupiah (0,01 gram).

Buku Tabungan Emas Punya Sendiri 

Untuk informasi terkait Harga dasar emas mulia pegadaian, dapat menggunakan aplikasi sahabat pegadaian yang bisa diunduh di play store. Ada banyak menu yang tersedia di aplikasi ini, dan tentunya beragam informasi yang bisa kita dapatkan. Produk-produk di pegadaian, alamat cabang pegadaian, hingga simulasi produknya kita bisa dapatkan di aplikasi sahabat pegadaian.

Aplikasi untuk memudahkan nasabah

Sekian sharing saya terkait pegadaian, jadi tidak perlu malu ke pegadaian karena pegadaian menjawab segala kebutuhan keuangan kita. semoga kedepannya makin banyak orang yang peduli akan masa depan. Karena emas untuk kita generasi emas.

Info lebih lanjut bisa mengunjungi website www.sahabatpegadaian.com dan www.pegadaian.co.id atau di sosial media pegadaian.


Makassar, 30 Mei 2016


Continue Reading...

Saturday, May 28, 2016

Digital Banking Sinarmas, Ada dan Hadir untuk Memudahkan Kita


Saat mentari ada untuk menghangatkan kamu, disaat itu pula kamu asik dengan kipasmu. Saat hujan ada untuk menyiram dahagamu, disaat itu pula kamu bermain dengan payungmu. Saat masa depan ada untuk membahagiakanmu, disaat itu pula kamu harus sadar akan kehadiran Digital Banking Sinarmas.

Wah. Artikel kali ini diawali dengan untaian kata yang romantis nih. Soalnya berbicara masa depan itu bawaannya memikirkan kamu terus. Hehehe.
                     ***
Berawal dari gaji pertama yang akan ditransfer ke rekening. Membawa saya untuk membuka satu masa yang dinamakan masa menabung untuk masa depan. Sebuah langkah awal untuk mendapatkan kecerahan dan kebahagiaan nantinya.

Bank bagi saya adalah tempat yang sangat ramai dan penuh dengan antrean. Teringat masa kecil saya, saat masih di kampung. Nasabah dibatasi dengan banyaknya aturan, seperti harus tetap menunggu sampai nomor antreannya disebut. Nah celakanya kalau nomor antrean kita hangus, bisa karena kita tidak mendengar teller saat menyebut nomor antrean atau karena kita keluar ruangan sembari rehat dan membeli permen. Itu sedikit dari pengalaman saya yang mungkin dirasakan oleh sebagian besar nasabah bank.

Tempat saya bekerja tidak membatasi karyawannya untuk membuka rekening dimanapun untuk mencairkan gajinya. akhirnya saya memutuskan untuk mencari referensi pembukaan rekening yang mudah dan tidak memakan waktu lama hingga membuat saya bolos kerja. Bayangkan saja kalau seharusnya saya bekerja selama delapan jam dalam sehari, harus dipotong oleh kunjungan saya ke bank plus antreannya hingga tiga jam. Betapa tidak produktifnya saya dihari itu.

Kemudian tanpa banyak tanya lagi saya menghampiri layar komputer di ruang kerja. “Tabungan Online di rumah” adalah keywords yang saya gunakan untuk mencari referensi tabungan yang friendly ini. Bank Sinarmas merupakan satu dari sekian banyak bank yang disarankan oleh mesin pencari google, yang kemudian menarik hati saya untuk segera menjadi nasabahnya.

Gambar hasil mesin pencari google dengan kata kunci "tabungan online di rumah"
Lalu, apa alasan saya sehingga memiliki tekad yang bulat untuk menjadi nasabah di Bank Sinarmas melalui Rekening Online (digital banking)? Berikut penjelasannya.
1.    Hanya dengan online di depan komputer, nomor rekening kita   bisa segera jadi.
2.    Setoran awal yang murah. Hanya dengan lima puluh ribu rupiah kita sudah bisa mendapatkan berbagai kemudahan dalam satu nomor rekening.
3. Bank sinarmas ramah terhadap nasabah, dibuktikan dengan nasabah akan janjian untuk bertemu dalam pengantaran formulir pembukaan rekening, Kartu ATM, dan PIN Mailer. Kalau di bank lain mana ada kayak gini?
4.    Segala laporan aktivitas keuangan dapat di kontrol lewat email.
5.  Ada aplikasi SIMOBI PLUS yang friendly users dalam transaksi mobile banking.
6.  Tentunya gratis melakukan penarikan di ATM bersama dengan minimal saldo satu juta.
7. Banyak promo diskon yang diberikan kepada nasabah bank sinarmas.

***
Ada yang masih sangsi dengan alasan saya sebelumnya. Yuk mari kita buktikan sama-sama. Berikut langkah-langkah yang saya lakukan saat membuka rekening Digital Banking Sinarmas,

1.  Sebelum mendaftarkan diri saya sudah memastikan beberapa bertimbangan. Dengan demikian saya membaca beragam artikel tentang tabungan online ini. Setelah itu saya membandingkannya dengan Bank lainnya, pelayanan yang ditawarkan Bank Sinarmas lebih Friendly.
2. Setelah itu saya mengunjungi alamat website tempat registrasi yaitu https://www.banksinarmas.com/tabunganonline/eform . Saya hanya mengisi kurang lebih tujuh borang kosong terkait identitas pribadi, dan satu kode security.
Gambar tampilan halaman registrasi 
3.    Kemudian saya mendapatkan email konfirmasi yang isinya untuk melakukan setoran awal sebesar lima puluh ribu. Langsung saja saya menyanggupinya dengan melakukan transfer via ATM kawan saya.
4.   Sesaat setelah itu pihak sinarmas menghubungi saya terkait verifikasi beberapa data.
5.    Dan akhirnya kita Janjian untuk bertemu dan menyerahkan kartu ATM dan  PIN Mailernya.
Sangat praktis bukan? Tanpa perlu ke bank untuk antre bukan? Kerjaan di kantor tidak banyak terganggu kan? Makanya segerakanlah dengan yang praktis.

***
 Deposito Online

Gambar ilustrasi deposito adalah investasi

Masih ingat dengan kalimat puitis pada paragraf pertama diatas? Setidaknya kalimat terakhir tentang “Saat masa depan ada untuk membahagiakanmu, disaat itu pula kamu harus sadar akan kehadiran Digital Banking Sinarmas.” Masa depan itu butuh investasi dan wujud nyata investasi adalah menabung atau deposito.


Deposito online tidak beda jauh dengan deposito offline. Hanya saja mekanismenya yang berbeda. Pastinya kalau offline harus ke bank untuk melakukan transaksi dan online pastinya lebih praktis via internet banking. Pilih mana? Aman yang mana? Kembali lagi kepada kita nasabahnya.

Deposito online pokoknya bisa berlaku untuk kita nasabah bank sinarmas. Special Rate Deposito yang diberikan sebesar 7 % p.a. selain itu minimal penempatan dana hanya 8 juta dan selama satu bulan. Ada lagi nih, sama halnya dengan Rekening Online tadi, E-bilyet dikirim via email dalam bentuk pdf.

Untuk info lebih lanjut bisa mengunjungi klik disini dan disini.
Continue Reading...

Monday, May 23, 2016

Celebes Beauty Fashion Week, Momentum Wisata Berbelanja di Makassar


Blogger Anging Mammiri mendapatkan undangan untuk menghadiri Acara Celebes Beauty Fashion Week pada tanggal 11 - 15 mei 2016 kemarin. Acara yang bertempat di four points by Sheraton ini berlangsung selama 5 hari dengan menghadirkan beberapa perancang busana ternama Indonesia.

Acara ini merupakan yang ke 11 kalinya untuk female on the move (FEMME) dan kedua kalinya untuk Celebes Beauty Fashion Week. Pada tahun ini ada sekitar 320 tenant yang berpartisipasi, yang terdiri dari fashion, kosmetik, aksesoris, dan kuliner.

Salah Satu tenant fashion yang ramai di kunjungi
Pada dasarnya dalam acara ini terbagi atas 4 area pameran , yakni 3 area pameran di lantai satu dan 1 area pameran di lantai dua. Khusus di lantai dua terdapat banyak tenant-tenant yang menyediakan beragam kuliner khas Makassar. Di lantai 1 sendiri terbagi atas 2 area fashion dan aksesoris, dan 1 area kosmetik. Pada area kosmetik juga terdapat sebuah panggung kecil yang diperuntukkan untuk kegiatan sharing dan talkshow.

Suasana Pembukaan Acara di panggung besar
Untuk kegiatan fashion show, tersedia sebuah ruangan yang ukurannya lumayan besar untuk menampung pengunjung yang hendak melihat peragaan busana. Dalam ruangan ini pula kegiatan Celebes Beauty Fashion Week dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Makassar, Ibu Ir. Hj. Rusmayani Madjid.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Makassar memberi sambutan
Ibu Ir. Hj. Rusmayani Madjid dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kegiatan Celebes Beauty Fashion Week ini merupakan event yang dilaksanakan sejak tahun lalu dan ini merupakan kegiatan yang kedua kalinya digelar di Makassar. Harapannya Semoga melalui kegiatan ini pariwisata di kota Makassar dapat semakin berkembang, mengingat fashion merupakan satu dari enam belas destinasi yang dicanangkan kemeterian Pariwisata.

***
Sebagai puncak acara dalam pembukaan Celebes Beauty Fashion Week ini, dihadirkannya karya Oki Setiana Dewi, Dhanst Steve and Joe, serta Ivan Gunawan.

Gaun Karya Oki Setiana Dewi
Oki Setiana Dewi dengan karyanya gaun berhijab dibalut dalam warna yang lembut, mampu menyihir pengunjung yang hadir. Begitu pula dengan Dhanst Steve and Joe, mengusung fashion laki-laki yang kekinian. Berbagai macam model pakaian yang fashionable, membuat mata saya kemerahan dan muncul keinginan untuk segera memilikinya juga.


Karya Dhanst Steve and Joe
Ivan Gunawan hadir dengan mengusung rambu solo. Dimana diketahui bahwa rambu solo merupakan salah satu acara adat terbesar di Sulawesi selatan, tepatnya di tana toraja. Sebagai pembuka peragaan busana oleh Ivan Gunawan, sebuah tarian dari tanah toraja menghibur pengunjung yang hadir. eksotisme karya busana yang bertema rambu solo sontak membuat pengunjung terkesima dan bangga.


Tema Rambu Solo, Karya Ivan Gunawan
Sebagai penutup, semoga kedepannya Acara Femme - Celebes Beauty Fashion Week dapat digelar kembali dengan konsep dan acara yang lebih keren pastinya.
Salah satu spot yang menarik perhatian pengunjung
Continue Reading...

Sunday, May 22, 2016

Karena TTS, Lebaran Kali Ini Punya Baju Baru

Kalau ada yang bertanya, siapa orang yang paling kamu kagumi di dunia ini? Maka dengan lantang saya akan menjawab “mama dan papa”.

Mama dan papa adalah sosok terhebat yang pernah ku kenal. Dia mampu melahirkan dan membesarkan 8 orang anak. Setiap harinya paling tidak dibutuhkan 4 liter beras, 6 ikat sayuran, 10 butir telur, 10 potong tempe, 5 ekor ikan dan kadang-kadang 1 ekor ayam. Apalagi kalau ada mama, segala urusan dapur pasti beres dan anak-anaknya terjamin tidak akan kelaparan.


Sebenarnya keluarga saya tidak terlalu miskin dan kaya juga. Mungkin kategori menengah. Pendapatan keluarga hanya ditopang oleh usaha jualan barang sembako di rumah. Menghidupi 8 orang anak, bisa dibayangkan bagaimana pusingnya kedua orang tua saya. Apa lagi saat musim kenaikan kelas dan lebaran tiba.


Baju baru. Itu adalah masalah yang sering terjadi dalam keluarga saya setiap tahunnya. Masih teringat saat lebaran tahun lalu, mungkin keluarga yang lain salim-saliman dan sungkem pada orang tuanya, saya justru marahan sama orang tua karena pada saat itu saya dan beberapa adik-adikku tidak mendapatkan baju lebaran. Sungguh konyol memang, sikap egois saya pada kedua orang tua saya.


Tapi belakangan saya akhirnya mengerti. Apa yang dirasakan oleh orang tua saya. Pada dasarnya mereka sayang kepada kami anak-anaknya. Namun, keadaan keuangan mereka pada saat itu memang tidak cukup untuk membelikan baju lebaran untuk semua anak-anaknya. Akhirnya hanya sebagian yang dibelikan. 


Mama tidak ingin mengulang kesalahan lebaran tahun lalu. Dia kemudian menyisihkan uang belanja bulanan untuk pakaian kami anak-anaknya. Setiap bulannya akan ada satu set pakaian lengkap baju dan celana untuk salah satu dari kami.


***



Kalau berbicara tentang mama, maka saya akan menggambarkan orang yang mengutamakan kualitas. Apapun itu termasuk makanan dan pakaian anak-anaknya. Uang belanja yang disisihkan mama itu sebenarnya tidaklah terlalu banyak untuk mendapatkan satu set pakaian di supermarket. Kemudian mama berencana mencarikan kami pakaian di pasar tradisional saja, dan menggugurkan idealis kualitas yang selama ini dia banggakan.


Iklan di sosial media akhirnya sampai di mata mama. Saat itu dia meminjam smartphone saya untuk sekedar melihat foto-foto temannya yang di unggah di sosial media. Tanpa sengaja video Tanggal Tua Surprise (TTS) dari mataharimallcom muncul di beranda sosial media tersebut. Alhasil TTS memberikan sepotong kecerahan tentang baju lebaran kami sekeluarga.


***

Selepas melihat iklan tersebut mama kemudian mencari jenis baju apa saja yang cocok dengan kami, kemudian meminta pendapat kami tentang pakaian tersebut. Mama tergolong orang yang demokratis, karena masih mendengarkan apa saran dan pendapat dari anak-anaknya. Berikut gambar-gambar baju baru pilihan adik saya. 

Salah Satu pilihan pakaian untuk anak

keunggulan dari belanja online di MatahariMallCom adalah pada dasarnya efektif dari sisi akses dan harga dan efisien dari waktu. Misalnya saja, kita tidak akan menghabiskan dana dengan uang transportasi lagi karena mencari barang dari satu toko ke toko lainnya. Belum lagi saat lapar dan haus, kita akan mampir di foodcourt sembari memulihkan tenaga. Bisa kita bayangkan berapa uang yang kita keluarkan diluar barang belanjaan kita.

Belum lagi waktu yang kita habiskan untuk memilih barang-barang tersebut. kalau belanja di MatahariMallCom sambil masak, mencuci pakaian, makan, nonton, menyetrika, juga bisa sambil pilih barang-barang yang kita suka. Kemudian sekali klik, semua yang kita inginkan akan sampai ke rumah dengan sendirinya. lumayan mudah bukan?

***

Saya sebenarnya kadang merasa sedih, saat melihat mukenah mama dan baju koko papa. Sudah beberapa Ramadhan dan lebaran mukenah dan baju koko itu mereka gunakan. Mereka rela tidak membeli baju baru demi anak-anak yang mereka cintai.


Suatu ketika saya berinisiatif untuk mengajak adik-adik saya agar menyisihkan uang jajan kami. Kami ingin menghadiahkan mukenah baru untuk mama dan baju koko baru untuk papa. Semoga aja, program TTS ini terus berlanjut hingga lebaran tiba.

Uang tabungan kami, semoga aja cukup sebelum lebaran tiba
Baju Koko dan Mukenah yang ingin kami beli untuk papa dan mama
Doakan kami yah, semoga kami bisa memberikan kado lebaran untuk kedua orang tua kami.

Continue Reading...

Wednesday, May 18, 2016

Siri’ na Pesse: Nilai Orang Makassar Sejak Dulu. kalau Saat ini?

Credit
Berbicara tentang Makassar masa lalu dan sekarang, mungkin sebagian besar orang akan menyorot tentang perkembangan pembangunannya. Pembangunan merupakan salah satu cara sebuah kota untuk meningkatkan kualitas kearah yang lebih baik tanpa melupakan atau mengurangi nilai lainnya. Pembangunan dalam hal ini, bukan hanya bangunan bertingkat, reklamasi pantai, bahkan jenis pelayanan publik lainnya, tapi juga pembangunan sumber daya manusianya. Ditambah lagi penyematan ikon kota dunia, sudah seyogyanya mengantarkan Makassar menjadi kota yang ramah untuk setiap orang.

Media massa nasional seringkali menyorot Makassar dari sisi bentrok dan tingkat kejahatan begal. Dimana memang tidak bisa dipungkiri bahwa kejadian tersebut benar-benar terjadi di Makassar. Alhasil, Makassar dimata orang kebanyakan merupakan kota yang kurang aman. Namun, pada dasarnya Makassar tidak seperti yang di framing oleh media. Karena tidak ada satupun ajaran di makassar yang mendukung tindakan kejahatan. Justru orang Makassar menganut sebuah nilai yang telah mengakar dalam diri setiap mereka, yakni siri’ na pesse.

Siri’ na pesse adalah dua unsur suku  kata yang menjadi  filosofi dasar atau the way of life dalam kehidupan sehari-hari  masyarakat Makassar. Dua suku kata ini tidak bisa dipisahkan satu sama lain, dan mempunyai hubungan yang sangat mendalam. Jika dipisahkan, secara personal masyarakat akan mengalami lost imagine. Hubunganya bisa seperti penyebab dan akibat.  Jika kita mengartikannya dalam bahasa Indonesia mungkin akan mendekati kata “malu, harga diri”, atau “usaha yang kuat”. Jika pada sastra melayu dia lebih mendekati kata “marwah”untuk kata “siri’”, dan “pesse” lebih mendekati kata “tanggungjawab, sanggup memikul rasa pahit, pantang lari atau mengundurkan diri, berani mengambil risiko.

Budaya siri’ na pessee ini juga dikenal di wilayah Indonesia lainnya, seperti  wirang  yang hidup di masyarakat suku Jawa, carok pada masyarakat suku Madura,  pantang pada masyarakat suku di Sumatera Barat, serta jenga pada masyarakat suku di pulau Bali. Semua konsep pandangan hidup yang berkembang dari nilai-nilai luhur ini memiliki kebermaknaan yang sama yaitu tentang semangat serta keberanian tanpa melupakan rasa lembut hati sebagai penyeimbangnya.

credit


Salah satu contoh dasar nilai siri’ na pesse dalam pendidikan misalnya, menyontek saat ujian. Seharusnya mahasiswa atau pelajar merasa siri’ sehingga adanya rasa takut untuk bersalah dengan demikian pengukuran tingkat kesuksesan pendidikan juga semakin  tinggi. Ataupun, plagiat bagi penulis dan peneliti, mereka harus menjaga nilai-nilai siri’ tersebut, sehingga tidak ada yang merasa dirugikan dengan keadaan itu. Atau bahkan kasus besar di  Indonesia ini yakni kasus korupsi, dimana apabila mereka memegang teguh rasa Siri’  maka bukanlah hal yang susah lagi untuk menjauhkan diri dari penyakit masyarakat tersebut. Dan merasa pesse apabila kita melihat penderitaan teman, kerabat, maupun orang lainnya. Dengan demikian, akan muncul rasa takut untuk berbuat salah, dan nilai persaudaraan semakin erat.

Kita kembalikan kedalam permasalahan kualitas sumber daya manusia saat ini. Kasus begal yang seringkali terjadi di kota Makassar, bisa saja tidak terjadi saat setiap orang tahu dan paham tentang nilai siri’. Begitu pula dengan kasus bentrokan, bisa saja tidak terjadi saat setiap orang memandang sesama manusia dengan dengan nilai pesse.

Lalu, bagaimana seharusnya kita menanamkan nilai siri’ na pesse ini hingga mampu tumbuh dan berkembang kembali? Itu kembali lagi kepada setiap penerimaan orang-orang. Sejauh mana mereka mampu menerima dan mamahami nilai itu secara komprehensif.

Untuk itu, mari introspeksi diri dan menjadi orang Makassar yang memiliki nilai Makassar.


Makassar, 18 Mei 2016
Continue Reading...

Friday, May 13, 2016

[Review] Film - 13 Hours: The Secret Soldiers Of Benghazi

Credt
"Tak ada lagi kata musuh saat kita sama-sama dalam kondisi kedukaan"
Film 13 Hours: The Secret Soldiers Of Benghazi, merupakan sebuah film yang mampu menghipnotis siapapun yang menontonnya. Sebuah kisah nyata yang diangkat dari buku karya Mitchell Zuckoff dengan judul yang sama, 13 Hours.

Film ini mengisahkan tentang Penyerangan terhadap orang Amerika Serikat di Negara Libya tepatnya 11 September 2012. Kejadiannya selama 13 Jam pertempuran, yang menewaskan banyak korban. Duta Besar Amerika Serika J. Cristopher Stevens merupakan satu korban dalam penyerangan kali itu.

Bermula dengan cerita, kedatangan mantan pasukan elit yang di sewa CIA untuk mengamankan Properti Amerika di Libya serta meredam kekacauan di lokasi konflik ini. Lokasinya di Benghazi, sebuah kota di Negara Libya.

Kedutaan besar Amerika Serikat letaknya tidak jauh dari Markas CIA. Tak banyak yang tahu lokasi markas CIA tersebut, karena selain tertutup juga tidak ada tanda-tanda penjagaan ketat. Berbeda dengan Kedutaan Besar, selain penjagaan yang ketat oleh tentara lokal juga terbuka untuk umum dan mudah diakses.

Pada suatu sore terjadi penyerangan besar-besaran di kedutaan besar Amerika Serikat di kota itu. Lokasi yang tidak strategis untuk melarikan diri, menjadikan orang yang berada di dalamnya terpaksa bersembunyi di dalam ruangan sambil berharap datangnya pertolongan untuk mereka.

Tim elit yang disewa CIA, ternyata datang pada waktu yang kurang tepat. Karena tidak mampu menolong nyawa Duta Besar. Alhasil mereka hanya mampu membawa beberapa dokkumen yang dianggap penting. Selama proses penyelamatan itu, terdapat adegan penembakan dan kejar-kejaran mampu membuat jantung berdegup sangat kencang. Dalam adegan tersebut, kita tidak mampu mengenal mana lawan dan mana kawan.

Tidak hanya sampai disitu, ternyata Markas CIA juga diserang pada dini hari. Tim elit kembali menjadi tameng untuk keamanan warga Amerika Serikat lainnya yang berada di markas tersebut. Selepas Subuh mereka masih siaga dari penyerangan, hingga tim sekutu datang menjemput mereka.

Ada banyak nilai yang bisa dipetik dari film ini. Bagaimana seseorang mampu menyelamatkan sesama manusia. Dan tentunya persahabatan, karena di lokasi Markas CIA terdapat seorang warga Libya yang menjadi sahabat yang baik untuk warga Amerika Serikat.


Kekuatan Film:
1. Penuh dengan misteri yang sulit di tebak
2. Lokasi yang suasananya benar-benar nyata kalau terjadi konflik
3. Tokoh utama di dalam film memberikan nilai tambah

Kelemahan Film:
1. Pemain Figuran masih terlalu lemah saat berhadapan dengan pemain utama. Sehingga keliatan pemain utama seorang superhero

Genre : Action, Drama, Thriller 
Sutradara : Jon Favreau
Penulis Skenario : Chuck Hogan Mitchell Zuckoff 
Penulis Buku :  Mitchell Zuckoff 

Pemain Film 13 Hours :
John Krasinski sebagai (Jack)

Pablo Schreiber sebagai (Tanto)
David Giuntoli sebagai (Scott Wickland)
Toby Stephens sebagai (Glen 'Bub' Doherty)
Max Martini sebagai (Oz)
Freddie Stroma sebagai (Brit Vaynor)
David Denman sebagai (Boon)
James Badge Dale sebagai (Rone)
Ivy George sebagai (Emiy)
Continue Reading...