Cari Apa

Saturday, October 13, 2012

PLN BERSIH TANPA RASA GALAU

Di Indonesia akhir-akhir ini seolah terjadi perubahan pola musim, dimana munculnya musim baru yang menemani musim hujan dan musim kemarau yakni dikenal dengan musim galau. Galau adalah sebuah kata yang belum memiliki arti khusus pada kamus besar bahasa Indonesia, dan belum ada rujukan yang benar untuk permasalahan itu. Pada dasarnya galau ini muncul ketika telah terjadi ketidak sesuaian paham dan adanya perbedaan yang sangat sulit untuk mengambil keputusan di dalamnya. Nah.. Mengapa PLN bersih tanpa Galau???

Jika merujuk kepada Umur, maka PLN sudah tidak layak lagi untuk galau-galauan. Umur PLN sudah mencapai 67 tahun, dimana umur yang sudah sangat tua dan matang untuk berekspresi sebagai satu-satunya penyedia tenaga kelistrikan di Indonesia. Dengan motto “Listrik untuk Kehidupan yang Lebih Baik” adalah sebuah penggambaran dimana PLN menyediakan listrik untuk kemaslahatan orang banyak, pada dasarnya seluruh lapisan masyarakat sudah dapat menikmati layanan PLN mulai dari pusat kota hingga pelosok tanah air. Kehidupan yang lebih baik ini dapat terlihat dari masyarakat mulai merasa mudah dalam menjalankan roda kehidupan ini. Diantaranya memasak dengan Ricecooker, tukang cukur dengan gunting listriknya, pertukangan, industri, dan sebagainya. Motto ini juga sejalan dengan komitmen manajemen PT PLN (Persero) dimana menegaskan bahwa akan menjalankan praktek penyelengaraan korporasi yang bersih dan bebas dari KKN sekaligus menegakkan Good corporate Governance (GCG).

PT PLN (Persero) dengan Visinya “Diakui sebagai Perusahaan Kelas Dunia yang Bertumbuh-kembang, Unggul dan Terpercaya dengan bertumpu pada Potensi Insani.” Di sini dapat tergambarkan dimana bahwa dengan semangat dari pihak manajemen PLN berkehendak kuat untuk membangun sistem yang baik dan bisa menangkal praktek korupsi. Jika sistem yang baik itu bisa dibangun dan berjalan dengan baik pula, maka akan bisa menangkal praktek-praktek korupsi di dalamnya. Sebuah perusahaan kelas dunia, haruslah jelas tumbuh dan berkembangnya kearah mana dan terpercaya serta bebas dari praktek KKN. PT PLN (Persero) dengan bertumpu pada potensi Insani dimana mereka memiliki kecerdasan Intelektual yang handal, keceradasan emosional yang ulet, dan kecerasan spiritual yang taqwa. Hingga mampuh berinovasi dan mengembangkan PLN serta memiliki rasa tanggung jawab tinggi dan melakukan segalanya dari hati.

Sejalan dengan Visi PT PLN (Persero) maka Misinya dapat terurai dari beberapa bagian, diantaranya:

·         “ Menjalankan bisnis kelistrikan dan bidang lain yang terkait, berorientasi pada kepuasan pelanggan, anggota perusahaan dan pemegang saham.” Disini PLN dengan harapanya mampu melaksanakan bisnis yang digandrunginnya hingga membuat pelanggan dan relasinya merasa puas dan bangga dapat bekerjasama dengan PLN tanpa rasa galau.

·         “Menjadikan tenaga listrik sebagai media untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.” Pada bagian ini sudah jelas memberikan gambaran bahwa PLN ingin meningkatkan kemaslahatan orang banyak. Salah satunya adalah dengan program CSRnya yakni Program Kemitraan BUMN dengan Usaha Kecil selanjutnya disebut PK adalah Program untuk meningkatkan kemampuan usaha kecil agar menjadi tangguh dan mandiri. Program Kemitraan merupakan bentuk tanggungjawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) dari PT PLN (Persero) terhadap Mitra Binaan/Masyarakat berupa penyediaan tenaga listrik di area sekitar kegiatan Perusahaan serta mempunyai obyek Mitra Binaan yaitu Usaha Mikro Kecil dan Koperasi (UKM). Pada tahun 2010, jumlah mitra binaan adalah 35.644 dengan total penyaluran sebesar Rp 252.823.646.534,-.(sumber: Company profil PT PLN Persero)

·         “Mengupayakan agar tenaga listrik menjadi pendorong kegiatan ekonomi.” Pada bagian ini PLN berupaya dapat mendorong perekonomian bangsa dengan tidak tanggung-tanggung dan tanpa rasa galau, dengan jelas pada CSR dan terlihat banyaknya UKM baru bermunculan dan sangat bergantung pada enegi listrik, seperti Usaha Loundry, usaha Catering, dan sebagainya.

·         Menjalankan kegiatan usaha yang berwawasan lingkungan. Untuk bagian ini sudah sangat jelas terlihat pada program CSR yang kedua dan ketiga yakni beruntun Program Bina Lingkungan Diberikan untuk memberikan manfaat kepada masyarakat di wilayah usaha PLN dalam bentuk kegiatan berupa Community Relation, Community Service, Community Empowerment serta bantuan pelestarian alam. Jenis kegiatan program bina lingkungan adalah sebagai berikut:

1.   Community Relations : adalah kegiatan-kegiatan menyangkut pengembangan kesepahaman melalui komunikasi dan informasi kepada Para Pihak yang terkait (pemangku kepentingan).

2.    Community Services : adalah program bantuan yang diberikan dengan pelayanan masyarakat atau kepentingan umum. Dana Program Partisipasi Pemberdayaan Lingkungan untuk tahun 2010 sebesar

Rp 45.000.000.000,- dan terealisasi sebesar Rp 45.931.385.657,-. (102%).

Serta program Lingkungan Hidup Dalam menjalankan kegiatan bisnisnya PT PLN (Persero) selalu berusaha untuk memenuhi ketentuan yang disyaratkan dalam peraturan perundang-undangan di bidang lingkungan hidup. Program kegiatan yang telah dan sedang dilaksanakan PLN di bidang lingkungan hidup, antara lain:

• Melaksanakan kebijakan umum perusahaan bidang lingkungan hidup.

• Mengikuti program peduli lingkungan global/pelaksanaan Clean Development Mechanism (CDM).

• Melaksanakan pendidikan dan pelatihan di bidang pengelolaan lingkungan hidup.

Sebanyak 62 unit PLN tersebar di seluruh Indonesia telah mendapat sertifikat ISO 14001 dan sebanyak 74 Unit telah mendapat sertifikat Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3).(sumber: Company profil PT PLN Persero).

Apabila merujuk kepada Motto, Visi, Misi, dan Komitmen dari pihak manajemen PT PLN (Persero) sungguh sudah barang tentu PLN mampu meraih apa yang disebut dengan PLN yang bersih. Dimana bersih dari praktek KKN dan memiliki CSR yang sungguh mulia dan bermanfaat untuk generasi pelanjut kita kelak. Pada akhirnya harapan saya terhadap PT PLN Persero adalah apabila sudah memutuskan untuk menjadi Good Corporate Governance (GVG) maka sudah mampu mengeluarkan diri dari belenggu permasalahan yang kompleks itu, dan tidak ada lagi perasaan galau di dalamnya yakni mempertimbangkan hal yang tidak penting. Tidak ada lagi kata galau untukPLN yang bersih.

Continue Reading...